Senin, 19 November 2012

hati telur

Bagaimana caranya aku melampaui getar hati ini, rasa tertarik yang membuat otak sulit berpikir, rasa nyaman yang muncul karena memikirkan kau...rasa seolah kau mampu menggerakkan hidupku...
"ah...aku hanya terlalu berharap"
...aku hanya terlalu merasa..."
demikian tiga hari terakhir putaran pikiran pemuda ini.  pemuda yang sudah tidak muda lagi.  pemuda yang sedang jatuh hati. pemuda yang sedang tergoda nafsu, nafsu pikiran, nafsu yang selalu ingin dipuaskan.
"gadis itu memang cantik...menarik...budinya baik...dia barangkali juga tertarik sama aku...kenapa? kenapa tak boleh!
...karena aku sudah beristri ?
...karena aku sudah punya anak ?
Tapi kenapa aku tak boleh mengungkapkan sayangku pada gadis pujaanku...
siapa yang bilang tidak boleh?...budi pekerti?...agama?...gengsi?...
kalau hanya berempati...kalau hanya bersimpati...apa salahku...apa dosaku...menyakiti siapa? 
2 minggu berlalu...
aku telah menemukan yang lebih cantik dari gadis mimpi itu...
dia yang memberiku cerita...yang menjadi petunjuk jalanku...dia yang bercita-cita menjadi pendamping raja...tentu...tentunya juga bukan aku...tapi setidaknya aku puas...aku lega karena cintaku tak lagi terpasung satu hati...kini cintaku terpecah-pecah...mencari-cari tempat bersemanyam...hanya kekaguman-kekaguman yang tersisa dihatiku...yang kukuh dan sekeras cangkan...menutupi dan melindungi bagian yang lebih dalam...yang mudah terombang ambing suasana...dan pastinya masih sanggup m,elanjutkan perjalanan hatiku...dan kusadari hatiku, hati telur.

Labels