Rabu, 27 April 2016

Strawberryku

Dahulu ak berkhayal, pohon strawberry ada tumbuh dan ada dirumah kakek saudaraku. Waktu itu aku ditertawakan oleh sesama saudara, seperti mencibir mereka menanyaiku "apa benar dirumah itu segala macam buah ada, jeruk, apel, jambu, dll...". Lanjutnya "masak iya semua bisa tumbuh, coba strawberry, apa ada disana". Aku menjawab dengan ngawur " disana semua buah ada, tumbuh, strawberry juga ada". "Tidak mungkin" semua menjawab dengan kompak. Mereka mengatakan strawberry adalah buah dari luar negeri, semacam dari negeri kutub, buah yang hidup di daerah dingin kalau perlu salju. "Disana, dikebun itu rimbun, gelap, dan dingin kok" selaku. "Disini gak ada es, gak ada salju, gak mungkin strawberry tumbuh. "Ayo ikut ak lihat gambar strawbrry yang ada dirumah pak taji" sohibku mengajakku. Akhirnya aku melihat gambar strawberry di kalaender melalui jendela. Aku memang melihat gambar strawbrrry merah berlatar air jatuh dan es. Mungkin maksud designer nya adalah untuk menunjukkan sensasi segar dan dingin. Itu yang diyakini banyak saudara dan sohibku. Aku harus kalah...walaupun aku tetap ngotot, karena terlanjur malu berkhayal ada strawberry di desaku, desa kakekku...aku dicibir, diolok terlalu ngawur dan bid'ah, membuat cerita yang mengada-ada. Padahal benar aku mengada-ada semata agar mereka kagum akan ceritaku, cerita yang mereka tidak mengalami, antara takut dan tantangan memasuki kebun besar belakang rumah kuno yang ada ularnya, bercampur pohon2 yang tak tertata, nama pohon terbesarnya tetap mahoni kok seingatku. Disana memang banyak ditanan aneka empon2 dan ubi, buah jambu monyet, jambu biji, jambu air, mangga, apel, coklat, kedondong, juga caplukan, hehehe, saking senangnya aku maka hiperbola dalam bercerita, ringkasnya semua ditanam dan lebat disana. (1992-1993)
Kebon bu Nur sumberdadi. Tepatnya kebun sayur pekarangan rumah bu Nur merupakan penyuplai sayur organik di swalayan tulungagung. Saat kami berkunjung untuk membahas kemitraan kami, ak melihat pot berisi strawberry sedang berbuah. Aku meyakinkan penglihatanku dengan menanyakan langsung ke bu Nur..."strawberry bisa berbuah ya bu disini"..."saget" jawabnya, dan itu buktinya...keherananku terjawab sudah. Dahulu aku berkeyakinan begitu dan mempertahankan dengan sia2, tanpa pembuktian, maklum jaman sulit listrik..ak sudah sering makan dan menemukan strawberry dikios2 buah. Seingatku sejak tahun 2009. Katanya dari malang, daerah yang terkenal dingin. Dan sekarang aku melihat sendiri pohon itu (2014).
Hayalanku yang berjalan seperti membayangkan surga, yang didalamnya buah apa aja ada, heheheh. Merangsang pikiranku berkesimpulan "mungkin apapun nama buahnya, jika ditanam di indonesia bisa hidup, berbuah" . Indonesia memang tanah surga yang diturunkan kualitasnya sedikit. Itu tu...karena buah korma gak mau berbuah di kampungku, hanya tumbuh tinggi aja.slm.

Labels