Rabu, 05 Desember 2012

extraordinary activity

Riset masih merupakan tindakan luar biasa, bagaimana tidak jika aktifitas sering berdasar 'suddenly activity',  reaksi spontan berdasarkan pengalaman dan kedalaman masing-masing kepala dalam menangkap situasi dan objek.  Subjek permasalahan yang didialogkan adalah hasil respon masalah yang harus dijawab, dan ditemukan jawabannya seketika.  Saya pikir memang tidak semua tindakan, masak semua harus berdasarkan riset.  Tentu kegiatan sehari-hari sudah otomatis kita lakukan cukup dengan berteori, yang mengendap sebagai pengalaman-pengalaman pribadi.  Maka riset yang dimaksud adalah yang telah melampaui 4 pilar mulai; ontologi, epistemologi, metodologi, aksiologi.  Bahasan metodologi yang dibakukan digunakan sebagai standart bisa diakui atau sama sekali tidak sah, menjadikan hantu tersendiri bagi peneliti. yang situasinya menghasilkan banyak peniruan-peniruan, atau hanya melakukan adopsi untuk kasus berbeda.  Boleh juga dengan mengadaptasi semua model agar ada dalih pengecualian dan temuan-temuan baru lagi, sudah cukup dianggap dari "proses dan hasil" berbeda.  ini menjadi pertanyaan serius bagaimana ya caranya...agar produksi ilmu terjadi. Riset yang dimaui adalah yang bersifat Knowledge Production. ayo coba ah....slm

Labels