Senin, 26 November 2012

freeze 1


tak usah bilang 'kaum yang sedang menghamba', kaum yang taat...nyatanya semua orang lapar itu disayang tuhan...setua peradaban lapar (boleh dibaca: puasa), ini adalah budaya yang universal...dipahami sama-sama memiliki dimensi peningkat semangat.
mereka yang mengatakan berlatih menselaraskan alam kecil dan besar...mereka yang meyakini penyelarasan dalam putaran2 kebaikan...mereka yang mengingat tanda damai, nyaman, dan lapang.
kalu sudah lapar...manusia tinggal memilih..."mau jadi lebih keras atau lebih lembut"...menjadi lebih sensitive dan mudah menangis...menyadari tataran empiris itu bukan ukuran lagi...seberat mengetahui keburukan orang lain...menambah beban memendam aib sendiri dan menutupi aib orang lain.
atau memilih men-salurkan lapar menjadi anarkis (baca: perusuh, pengacau, pemberontak, gak usah sampai Absence of government; the state of society where there is no law or supreme power; a state of lawlessness; political confusion...muleg brow).slm

Labels